Official Rizki Wahyu Chandra: News
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Gen Adam dan Hawa Terungkap

Ilustrasi gen manusiaVIVAnews - Satu penelitian mengungkap asal usul manusia modern pertama di dunia. Setelah melakukan pelacakan berbasis kromosom Y, kromosom pada laki-laki, tim peneliti dari University of Califronia menyimpulkan manusia pertama berasal dari kawasan Afrika timur sekitar 135 ribu tahun yang lalu.

Melansir LiveScience, Minggu 4 Agustus 2013, hasil penelitian ini meralat penelitian sebelumnya yang menyatakan nenek moyang manusia laki-laki pertama tinggal 50.000-60.000 tahun silam.

Menariknya, peneliti menyebutkan antara nenek moyang laki-laki dan perempuan pertama tidak saling tinggal dalam lokasi yang berdekatan. "Dua orang itu tidak mengenal satu sama lain," kata Melissa Wilson Sayres, ahli genetika Universitas California, yang tidak terlibat dalam penelitian.

Peneliti meyakini manusia modern telah meninggalkan Afrika antara 60.000-200.000 tahun silam. Sayangnya keyakinan itu masih kabur, belum jelas.

Untuk diketahui, guna melacak garis nenek moyang laki-laki pertama, diperlukan pelacakan pada kromosom Y. Kromosom ini diturunkan identik dari seorang ayah ke anak. Kromosom Y bisa melacak garis laki-laki menuju ke ayah dari semua manusia.

Sebaliknya, pada perempuan, hanya bisa dilacak dengan struktur DNA yang diturunkan kepada anaknya. DNA perempuan tersembunyi dalam sel telur.

Namun seiring waktu, ahli genetik Stanford University Carlos Bustamante, menjelaskan kromosom laki-laki berkembang campur aduk bentangan DNA. Hasilnya, terjadi potongan fragmen DNA dari urutan gen. Kondisi ini semakin mempersulit analisa.

Mengingat kondisi itu, Bustamante bersama koleganya mengumpulkan potongan gen yang lebih besar dengan mengurutkan seluruh genom kromosom Y 69 laki-laki dari tujuh populasi global, yaitu dari San Brushman, Afrika sampai populasi Yakult di Siberia.

Dengan asumsi tingkat migrasi, tim menyimpulkan semua laki-laki dalam sampel global memiliki nenek moyang laki-laki tunggal di Afrika sekitar 125.000-156.000 tahun silam.

Selain itu, mitokondria DNA laki-laki serta sampel serupa dari 24 perempuan, mengungkapkan semua perempuan di Bumi kembali pada mitokondria nenek moyang perempuan pertama, yang tinggal di Afrika antara 99.000-148.000 tahun silam. Jadi nenek moyang perempuan itu hidup pada periode waktu yang hampir sama dengan periode kromosom Y milik laki-laki.

Versi lain disampaikan Michael Hammer, ahli evolusi genetik Univeritas Arizona. Dalam studi terpisah, Hammer menemukan laki-laki memiliki nenek moyang yang sama antara 180.000-200.000 tahun silam.

Pada Maret lalu, tim Hammer menunjukkan beberapa laki-laki di Afrika memiliki kromosom Y yang unik dan berbeda. Jejak gen laki-laki merujuk pada laki-laki yang hidup lebih kuno yaitu 237.000-581.000 tahun silam.

Dalam literatur kitab suci agama, laki-laki pertama di bumi disebutkan Adam dan perempuan pertama disebut Hawa. (sj)

Gen Adam dan Hawa Terungkap

Ilustrasi gen manusiaVIVAnews - Satu penelitian mengungkap asal usul manusia modern pertama di dunia. Setelah melakukan pelacakan berbasis kromosom Y, kromosom pada laki-laki, tim peneliti dari University of Califronia menyimpulkan manusia pertama berasal dari kawasan Afrika timur sekitar 135 ribu tahun yang lalu.

Melansir LiveScience, Minggu 4 Agustus 2013, hasil penelitian ini meralat penelitian sebelumnya yang menyatakan nenek moyang manusia laki-laki pertama tinggal 50.000-60.000 tahun silam.

Menariknya, peneliti menyebutkan antara nenek moyang laki-laki dan perempuan pertama tidak saling tinggal dalam lokasi yang berdekatan. "Dua orang itu tidak mengenal satu sama lain," kata Melissa Wilson Sayres, ahli genetika Universitas California, yang tidak terlibat dalam penelitian.

Peneliti meyakini manusia modern telah meninggalkan Afrika antara 60.000-200.000 tahun silam. Sayangnya keyakinan itu masih kabur, belum jelas.

Untuk diketahui, guna melacak garis nenek moyang laki-laki pertama, diperlukan pelacakan pada kromosom Y. Kromosom ini diturunkan identik dari seorang ayah ke anak. Kromosom Y bisa melacak garis laki-laki menuju ke ayah dari semua manusia.

Sebaliknya, pada perempuan, hanya bisa dilacak dengan struktur DNA yang diturunkan kepada anaknya. DNA perempuan tersembunyi dalam sel telur.

Namun seiring waktu, ahli genetik Stanford University Carlos Bustamante, menjelaskan kromosom laki-laki berkembang campur aduk bentangan DNA. Hasilnya, terjadi potongan fragmen DNA dari urutan gen. Kondisi ini semakin mempersulit analisa.

Mengingat kondisi itu, Bustamante bersama koleganya mengumpulkan potongan gen yang lebih besar dengan mengurutkan seluruh genom kromosom Y 69 laki-laki dari tujuh populasi global, yaitu dari San Brushman, Afrika sampai populasi Yakult di Siberia.

Dengan asumsi tingkat migrasi, tim menyimpulkan semua laki-laki dalam sampel global memiliki nenek moyang laki-laki tunggal di Afrika sekitar 125.000-156.000 tahun silam.

Selain itu, mitokondria DNA laki-laki serta sampel serupa dari 24 perempuan, mengungkapkan semua perempuan di Bumi kembali pada mitokondria nenek moyang perempuan pertama, yang tinggal di Afrika antara 99.000-148.000 tahun silam. Jadi nenek moyang perempuan itu hidup pada periode waktu yang hampir sama dengan periode kromosom Y milik laki-laki.

Versi lain disampaikan Michael Hammer, ahli evolusi genetik Univeritas Arizona. Dalam studi terpisah, Hammer menemukan laki-laki memiliki nenek moyang yang sama antara 180.000-200.000 tahun silam.

Pada Maret lalu, tim Hammer menunjukkan beberapa laki-laki di Afrika memiliki kromosom Y yang unik dan berbeda. Jejak gen laki-laki merujuk pada laki-laki yang hidup lebih kuno yaitu 237.000-581.000 tahun silam.

Dalam literatur kitab suci agama, laki-laki pertama di bumi disebutkan Adam dan perempuan pertama disebut Hawa. (sj)

Jenazah 2 Petugas Lapas Ditemukan di Kamar Mandi

Jasad dua petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara yang tewas dalam kericuhan, Kamis (11/7/2013), ditemukan di kamar mandi Lapas.
Pada Jumat (12/7/2013) pagi tadi, jenazah keduanya dipindahkan anggota TNI dan Polri.
Jenazah 2 Petugas Lapas Ditemukan di Kamar Mandi

Kedua petugas Lapas yang tewas ini diketahui sebagai Kasi Registrasi LP Tanjung Gusta Bona Situngkir dan stafnya, Richardo Naibaho.
“Jadi petugas kita kepala seksi registrasi dan stafnya ditemukan meninggal di kamar mandi,” kata Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Akbar Hadi saat dihubungi wartawan, Jumat.
Menurutnya, jenazah kedua petugas lapas tersebut ditemukan dengan luka bakar. Keduanya diduga tengah berlindung dengan bersembunyi di kamar mandi.
“Namun ternyata di kamar mandi kebakaran juga,” kata Akbar.
Selain petugas Lapas, ditemukan tiga jasad narapidana yang tewas dalam kericuhan di Lapas Kelas Tanjung Gusta tersebut. Ketiga jenazah ini belum dapat diidentifikasi dan masih dalam proses otopsi.
“Jadi kalau napi masih diperiksa dulu, kan masih proses di rumah sakit,” tutur Akbar.
Seperti diketahui, terjadi kericuhan di Lapas Tanjung Gusta pada Kamis (11/7/2013) petang. Kericuhan tersebut berujung pada kaburnya sekitar 150 tahanan. Para tahanan juga membakar gedung dan bangunan Lapas.
Bahkan, menurut Akbar, 15 petugas Lapas sempat disandera kemarin, dan berhasil dibebaskan beberapa jam kemudian. Akbar juga mengatakan, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin sudah bertandang ke Medan untuk memantau langsung upaya penertiban tadi pagi. Amir didampingi Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sueb, dan pejabat Kemenkum HAM lainnya.
“Pak Menteri, Pak Sekjen, Irjen, sekitar jam 06.00 WIB berangkat ke Medan,” ucap Akbar.
Menurutnya, sejauh ini kondisi di Lapas Tanjung Gusta berangsur kondusif. Informasi sementara, kerusuhan disebabkan padamnya listrik dan kurangnya suplai air sejak Kamis pagi.
Editor: fifi

Polisi Datang, Hamdi dan Firman Pura-pura Tidur

MUARA BUNGO – Hamdi Siregar tak dapat berkutik. Bersama temannya Lini Nofirmansyah alias Firman (26), ia ditangkap anggota Satnarkoba Polres Bungo, Rabu (10/7) pukul 13.30.
Kasat Narkoba AKP Budiyono mengatakan, penangkapan dilakukan di rumah M Saidina Ali alias Ali. Saat ditangkap, Budi dan Firman berada dalam sebuah kamar di rumah yang berada di RT 07 Kelurahan Sungai Mengkuang, Paal 9, Bungo.
“Mereka berdua pura-pura sedang tidur di sebuah kamar. Setelah kita mintai keterangan, mereka ngaku menggunakan sabu,” ujar Budiyono, Kamis (11/7).
Dikatakan Budiyono, sebanyak empat gram sabu berhasil diamankan dari rumah tersebut. Saat ditemukan barang haram tersebut tergeletak begitu saja di atas tidur di luar kamar yang dihuni Hamdi dan Firman.
Menurut Budiyono, bukan cuma barang bukti sabu yang berhasil diamankan. Barang bukti lainnya berupa alat hisap sabu atau bong, pirek, serta beberapa benda lainnya yang masih ada bekas sabunya.
“Hamdi ini anak pemilik sebuah SPBU di Bungo. Sementara ini mereka sudah jadi tersangka pemakai,” ujar Budiyono lagi.
Masih menurut Budiyono, sejauh ini belum ditemukan indikasi keduanya sebagai pengedar atau bandar. Barang bukti yang ditemukan semuanya milik Ali. Sebagai pemakai, mereka disangka melanggar Pasal 127 ayat (1) hufu a UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
Ancaman hukuman minimal empat tahun sudah menunggu. (*)
Penulis: muhlisin
Editor: suang

.


counter

AK

AK
 
Support : Official Rizki Wahyu Chandra - All Rights Reserved
Template Desain Oleh Rizki Wahyu Chandra-Ilmu Kesehatan-STIKBA Jambi