Selain gubuk itu, petugas juga menghancurkan 8 toilet umum yang kerap dijadikan tempat mesum. "Kita juga bongkar 25 gubuk esek-esek di Jembatan Lima," kata Kasie Satpol PP Kecamatan Tanah Abang, Maju
Gubuk Esek-esek Dibongkar, Petugas Temukan Kondom Berserakan
"Ya gubuk-gubuk itu kan nggak jelas peruntukannya untuk apa. Ini juga kan Ramadan, kalau gubuk-gubuk itu untuk kemaksiatan harus kita bongkar dan nantinya akan terus kita awasi," kata Maju Siburian.
Hal senada juga diungkapkan oleh Camat Tanah Abang, Hidayatullah yang mengatakan bahwa gubuk tersebut kerap dijadikan tempat esek-esek.
Tak hanya itu, sebelum melakukan pembongkaran, pihaknya juga sudah memberikan surat peringatan pada pemilik gubuk dan toilet mesum itu. Namun, karena tidak digubris, petugas akhirnya melakukan pembongkaran.
"Pas pembongkaran ditemukan banyak kondom berserakan. Ini kan bulan Ramadan, nggak baik kalau masih terus ada. Makanya kita tertibkan. Nggak hanya itu, ada 8 toilet yang dibangun tanpa izin juga kita bongkar sebagai bagian dari tempat prostitusi itu," katanya.
Upaya menertibkan kawasan Tanahabang dari pedagang kali lima (PKL) dan pemukiman liar terus dilakukan Pemerintah Kota Jakarta Pusat.
Sebanyak 200 lapak PKL liar di Jl Jembatan Tinggi, Jl KH Mas Mansyur, ditertibkan dan dibongkar oleh petugas Satpol PP dibantu polisi dan TNI.