Sejarah Singkat Kumun
Sejarah Kumun tak terlepas dari
pengaruh-pengaruh kerajaaan yang berkuasa disekitar Kerinci pada
umumnya.Seperti kerajaan Pagaruyung di Sumater Barat. Dan kerajaan
melayu Jambi di Muara takus.
Hal ini di tandai beberapa situs purba yang menandai adanya pertemuan-pertemuan yang melambangkana adanya pengakuan oleh raja-raja kedua kerajaan tersebut. Dari zaman itu berkembang dengan pesat seni dan budaya yang berasilimasi dengan perkembangan budaya islam dari kedua kerajaan tersebut.
Kecamatan kumun Debai terbentuk dari sembilan desa yang terbentang
dari desa Air Teluh yang berbatasan dengan kecamatan Sungai penuh sampai
ke Desa Renah kayu Embun di kaki Gunung Raya yang berbatasan dengan
Bengkulu. Dan didesa Debai mempunyai sejarah tersendiri pada masa
penjajahan Belanda diujung Timur yang berbatas dengan Setinjau Laut.Hal ini di tandai beberapa situs purba yang menandai adanya pertemuan-pertemuan yang melambangkana adanya pengakuan oleh raja-raja kedua kerajaan tersebut. Dari zaman itu berkembang dengan pesat seni dan budaya yang berasilimasi dengan perkembangan budaya islam dari kedua kerajaan tersebut.
Kumun Debai dengan jumlah penduduk 14.826 jiwa dimana roda perekonomian yang mengerakkan segi-segi kehidupan 75% adalah pertanian,dengan sifat gotong-Royong yang telah mendarah daging,kental dengan unsure seni dan budaya.